Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Fakta Tentang Kidal !! [CEKIDOT]



Ada yang tau ga persamaan dari Paul McCartney, Angelina Jolie, dan Presiden AS Obama ?Jawabannya, mereka semua kidal.

Kidal adalah suatu kebiasaan kita yang selalu (lebih sering) menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, kaya nulis, makan, atau pegang sesuatu. Menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang2 kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka berkata kalo KIDAL itu adalah KEREN!!

Nih semua hal yang berhubugan dengan kidal :

GARA-GARA USG?

Sampe saat ini, nggak ada satupun dokter atau ilmuwan yang tau pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.
Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi kalo otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.
“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” Mbak Febi (ini panggilan akrabnya) menjelaskan.

Apa penyebabnya? Bisa jadi karena faktor lingkungan, kalo seorang anak emang dibiasakan pake tangan kiri dari kecil, atau bisa juga karena faktor genetis. “Kalo di satu keluarga ada yang kidal, kemungkinan ada anggota keluarga lain yang akan kidal juga. Misalnya anaknya, atau keponakannya,” ujar psikolog yang juga kidal ini.

Ibu yang melewati proses melahirkan yang sulit, dan yang terlalu sering melakukan USG saat sedang hamil, juga disebut-sebut sebagai hal yang menyebabkan kidal. Persalinan yang sulit menyebabkan bayi kekurangan oksigen di otak. “Terlalu sering USG juga dicurigai bisa menimbulkan perubahan di otak janin. Akibatnya, bayi yang dilahirkan jadi kidal,” bilang Mbak Febi.

JAGO GAMBAR

Gara-gara didominasi otak kanan, orang kidal jadi jauh lebih kreatif dibanding orang-orang yang biasa menggunakan tangan kanan. Otak kiri fungsinya mengatur hal-hal yang berhubungan dengan logika, sedangkan otak kanan mengatur hal-hal yang abstrak kayak seni, bahasa, musik, dan emosi.

“Itulah sebabnya, orang-orang yang kidal biasanya jago gambar. Jadi, nggak heran kalo banyak musisi, pelukis, aktor, dan seniman yang bertangan kidal,” kata psikolog yang berpraktek di Lembaga Psikologi Terapan UI ini.

Akibat otak kanan lebih dominan, anak-anak yang kidal juga biasanya punya daya khayal dan imajinasi yang tinggi, yang bikin mereka jadi lebih kreatif dibanding anak-anak bertangan kanan.
Itu kelebihannya. Kalo kekurangannya?

“Anak yang kidal biasanya lebih sensitif. Mereka juga cenderung nggak pede, apalagi kalo lingkungannya nggak menerima dia sebagai orang kidal. Penelitian menunjukkan kalo kompetensi orang yang kidal dan orang yang “normal” itu sebenarnya sama kok,” Mbak Febi menegaskan.

SEKALI KIRI, TETAP KIRI

Penting nih! Kalo lo kidal, jangan sekali-kali berusaha untuk berubah jadi right-hander alias pengguna tangan kanan. Termasuk kalo disuruh oleh orang tua atau guru. Kalo dipaksain, efeknya justru bakal nggak bagus buat lo, baik secara psikologis maupun secara prestasi. Mbak Febi ngasih contoh lewat pengalaman pribadinya, “Waktu SD prestasi saya bagus, selalu masuk rangking. Tapi begitu duduk di kelas empat, saya nggak diijinkan masuk kelas kalo saya nggak belajar pake tangan kanan, termasuk nulis pake tangan kanan. Itu sulit banget buat saya. Nulis jadi lambat, mikir juga jadi nggak konsen. Apalagi kalo guru lagi mendikte catatan atau ngasih soal mencongak. Sejak itu, prestasi saya langsung drop,” bilang Mbak Febi.

Si kidal yang maksain berubah jadi “normal” juga biasanya jadi lebih gampang cemas, tidur terganggu, nggak percaya diri, bahkan bisa jadi gagap. Hah?! Gagap?

“Iya, ini biasanya terjadi pada anak yang sering diingatkan dengan cara yang keras, misalnya dibentak, untuk pake tangan kanan. Akibatnya dia jadi waswas, mau melakukan apapun jadi serba takut,” Mbak Febi menjelaskan.
Kasus ini juga dialami oleh Raja Inggris King George VI yang jadi gagap dan dyslexia akibat dipaksa menggunakan tangan kanan, padahal dia aslinya adalah seorang kidal.

“Tangan kanan dan tangan kiri kan dua-duanya ciptaan Tuhan. Nggak ada yang baik atau buruk. Yang penting, untuk hal-hal normatif kayak salaman, tetap dibiasakan pake tangan kanan. Tapi kalo untuk nulis atau ngelempar bola, ya silakan aja pake tangan mana yang menurut kamu paling nyaman. Inget deh, Tuhan itu nyiptain semua orang dengan kelebihan dan kekurangan. Dan, kidal itu bukan kekurangan!” tutup Mbak Febi.

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3453676

Fakta Pemikiran Yang Salah

1. Benda Paling Besar Buatan Manusia Bukanlah Tembok Besar Cina

Walaupun tidak terlihat dari luar angkasa (sama halnya dengan tembok itu), benda buatan manusia terbesar di dunia ini areanya melebihi besar Indonesia, 700,000km2. Lebih kerennya lagi kita semua berpartisipasi dalam pembuatannya! Ya,... aku dan kalian membuatnya lebih besar ketika kita buang sampah sembarangan.

Yang dimaksud yaitu: "The Great Pacific Garbage Patch". Kumpulan sampah ini terdiri dari plastik, limbah kimia dan puing-puing yang dikumpulkan oleh arus lautan berputar, dan akhirnya disimpan di satu tempat di lautan pasifik.

Ditemukan pada tahun 1997 oleh Kapten Charles Moore, diperkirakan akan memakan uang puluhan, bahkan milyaran USD dan berdekade-dekade untuk membersihkannya. Pada tahun 2010, proyek ‘Kaisei’ berhasil mendaur ulang 100 ton sampah yang terkumpul disana. Sayangnya itu hanya 0,00003% dari beratnya.

Spoiler for Pic:

Spoiler for Pic:
Quote:
2.Pisang Bukan Buah

Tomat bukan sayur dan pisang bukan buah. Bahkan, botanis menyetujui yang kita sebut sebagai ‘pohon pisang’ sebenarnya bukan pohon karena dia tidak memiliki sifat yang dimiliki oleh pohon, yaitu serat kayu.

Pohon’ pisang adalah sebuah herb, dan secara teknis (botanis)yang anda makan ketika anda makan buah dari pohon pisang adalah berry; buah yang mana ‘the entire ovary wall ripens into an edible pericarp’. Pisang => Berry.


Spoiler for Pic:
Quote:
3. Alexander Graham Bell Bukan Pencipta Telefon

Alexander Graham Bell bukan saja mencuri ide cemerlang ini, bahkan dia mencuri paten dan blueprint-nya dari orang lain. Orang Skotlandia ini berhasil dicatat sejarah sebagai penemu telefon karena dia memiliki teman yang berkuasa, uang yang tidak sedikit dan kaki tangan yang bekerja di lembaga paten.

Ceritanya begini, pada sebuah pagi Februari yang kelam di tahun 1876 kedua pengacara dari Bell dan rivalnya Elisha Graymendatangi lembaga paten untuk mematenkan temuannya masing-masing. Keduanya diterima dan memiliki gagasan untuk men ‘transmisi suara vokal’, dan lucunya kedua paten tersebut memiliki fitur mekanis yang serupa. Kok bisa?

Ternyata seorang bernama Zenas Fisk Wilber menjelaskan ide-ide Gray ke Bell. Wilber bukan saja pekerja lembaga paten dia juga adalah teman dari pengacara paten Bell -Marcellus Bailey- yang seorang alkoholik dan berhutang uang padanya.

Pada tahun 1886 Wilber mengaku bahwa ‘Saya menunjukkan gambar (patennya Gray) dan menjelaskan pada Prof. Bell metoda yang Gray gunakan.’ Dia juga mengatakan bahwa tak lama kemudian Bell kembali dan memberikannya $100.

Tapi kalau dilihat lebih lanjut ada seorang lagi yang di jahatin oleh Bell, seorang penemu miskin berasal dari Italia bernama Antonio Meucci. Singkat cerita: Meucci membuat telefon sebelum Bell, bahkan dia diaku oleh DPR Amerika Serikat sebagai seorang perintis bidang telekomunikasi dan mereka juga menyatakan bahwa ‘bila saja Meucci mampu membayar biaya sebesar $10 untuk melanjutkan paten caveat-nya, tidak mungkin paten untuk telefon diberikan kepada Bell (maupun Gray).


Spoiler for Pic:
Quote:
4. Mahluk Hidup Paling Besar Didunia Bukanlah Paus Biru

Berbobot 200 ton dan panjang 33 m, bila dibandingkan dengan organisme ini, paus biru terlihat seperti sebuah teh botol dibandingkan keratnya. Makhluk hidup terbesar di dunia adalah sebuah Armillaria ostoyae yang ada di Malheur National Forest di Oregon, A.S.

Mau tahu itu binatang apa? Bukan binatang kok, melainkan jamur. Armillaria ostoyae atau jamur madu yang hidup di Hutan Nasional Malheur di daerah timur Oregon, USA. Jamur itu hidup kira-kira 3 kaki di bawah permukaan tanah dan memliki luas sekitar 890 hektar/8,9 km2 serta berusia sedikitnya 2.400 tahun, bahkan lebih. Percaya atau tidak, organisme yang hidup di bawah tanah itu ternyata bukan gerombolan jamur, tapi hanya satu jamur saja. Kalau mau dijadikan cemilan jamur crispy, Armillaria ostoyae ini bisa cukup untuk makan seluruh penduduk pulau jawa untuk seminggu.


Spoiler for Pic:
Quote:
5. Kecepatan Cahaya Tidak Selalu Konstan

Yang membuat teori relatifitas sangat sulit dimengerti adalah karena kita diajarkan bahwa kecepatan cahaya tidak akan pernah berubah. Secepat apapun kita bergerak, relatif pada kita, cahaya akan tetap berkecepatan 186,282m/s, tapi yang suka tidak diajarkan bahwa cahaya tidak selalu secepat c.

Pake logika juga bisa sih, karena cahaya adalah sebuah gelombang dan memang gelombang bisa bergerak lebih cepat atau lambat tergantung medianya. Seperti gelombang suara yang berkecepatan 341 m/s lewat udara dan 1400 m/s lewat air. Yang disebut c adalah kecepatan cahaya dalam vakum. Berbeda medium berbeda kecepatan. Fisika memang keren, ada sejumlah ilmuwan yang berhasil melambatkan cahaya sampai 60 kph.


Spoiler for Pic:


Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9590714

Minggu, 25 September 2011

10 Fakta Tentang PLN yang Harus Anda Ketahui




Hanya satu kata menyikapi mota-matinya listrik yang melanda negara kita sekarang ini. Prihatin! Akhirnya bom waktu krisis listrik meledak juga. Dan hebatnya meledak di Ibukota negara kita, Jakarta. Tanpa bermaksud membela PLN dan tidak menaruh simpati dengan penderitaan anda yang kebetulan tinggal di Jakarta, sejatinya krisis listrik ini sudah lagu lama terjadi di luar pulau Jawa. Bahkan 11 tahun yang lalu, tahun 1998, saat pertama kali saya menjejakkan kaki di pulau Kalimantan, betapa krisis listrik sudah jauh dialami oleh saudara-saudara kita yang tinggal disana. Kita yang tinggal di pulau Jawa setidaknya masih sedikit lebih beruntung karena baru sekarang mengalami krisis listrik ini.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat ada beberapa obrolan menarik di Facebook dengan kawan saya dari Balikpapan dan Surabaya terkait krisis listrik ini. Kawan saya yang dari Balikpapan menulis status yang menyatakan keprihatinannya tentang kondisi padamnya listrik yang sedang melanda Jakarta. Saya kemudian mengomentarinya. “Bukankah mati listrik sudah makanan sehari-hari di Kalimantan sejak dulu?” Komentar saya di dinding Facebook kawan saya tersebut. Kawan saya kemudian membalas: “Mungkin maksud PLN ini untuk azas pemerataan, Pak.” Dan kawan saya yang dari Surabaya kemudian nyeletuk, meledek kawan saya yang dari Balikpapan kalau kota Balikpapan itu bukan Indonesia. “Kok bisa daerah kaya minyak tapi miskin listrik?” ledeknya.

Itulah faktanya! Negara kita, siapapun tidak ada yang bisa memungkiri, negara yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya tapi masih tetap miskin listrik sampai sekarang. Penetrasi pertumbuhan penduduk di negara kita ternyata tidak bisa diimbangi dengan ketersediaan daya listrik yang seharusnya melimpah disediakan oleh PLN, perusahaan pemasok listrik satu-satunya yang memonopoli penyediaan listrik di negara kita.

Saya tidak bermaksud turut menghujat PLN sebagaimana kebanyakan teman saya yang gemas dengan PLN sekarang ini tetapi saya hanya ingin sedikit share tentang beberapa fakta yang mungkin perlu anda tahu tentang PLN. Silahkan disimak fakta-fakta ini.

1. Terbakarnya Trafo

Peristiwa terbakarnya trafo di Gardu Induk (GI) Cawang, Jakarta, akhir September 2009 lalu sebenarnya bukan satu-satunya penyebab krisis listrik di Jakarta. Boleh saya sebut hanya sekedar pemicu meledaknya bom waktu saja. Karena jauh sebelum krisis daya listrik sekarang ini yang melanda Jakarta, sebenarnya defisit pasokan daya listrik sudah dialami PLN jauh beberapa tahun sebelumnya.

2. Pemberlakuan Dayamax Plus

Kalau mau flash back pada bulan Oktober tahun 2005 lalu, PLN waktu itu mengeluarkan kebijakan sepihak tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik Pada Waktu Beban Puncak (Peak Load) Pada Pelanggan Bisnis (B3), Industri (I2, I3, I4) dan Kantor Pemerintah Besar (P2) sesuai surat Penjelasan Edaran Direksi PT PLN (Persero) No: 0016.E/DIR/2005. Yang isinya intinya adalah menghimbau kepada semua pelanggan besar agar mengurangi pemakaian listriknya selama waktu beban puncak (WBP) pada pukul 18:00 s/d 22:00. Untuk pelanggan yang bisa menekan dayanya dibawah 50% waktu beban puncak serta bisa menekan pemakaian KWH WBPnya dibawah 50% dari pemakaian WBP rata-rata 6 bulan terakhir akan mendapat Insentif, dan sebaliknya kalau tidak bisa menekan dibawah angka ketentuan tersebut akan mendapatkan Disinsentif (denda).

Usaha ini dilakukan oleh PLN antara lain adalah untuk menghindari jomplangnya peak pemakaian daya listrik pada waktu beban puncak jika dibanding LWBP (Luar Waktu Beban Puncak) dan mengerem laju defisit daya yang dialami PLN waktu itu. Dan sekarang, setelah empat tahun kemudian ternyata faktanya tetap tidak efektif untuk menghambat laju krisis daya yang mendera PLN selain hanya memberatkan sektor usaha atau industri yang mendapatkan tambahan beban biaya listrik sebesar antara 20% s/d 30% akibat pemberlakuan Dayamax Plus ini. Karena terus terang sangat mustahil bisa mengurangi daya atau pemakaian selama beban puncak jika daya kita memang tidak berlebih atau berusaha mengimbanginya dengan pemakaian genset.

3. Jual Rugi

Pada akhir tahun 2002 saya pernah menghadiri sebuah seminar sosialisasi TDL 2003 yang diselenggarakan oleh PLN yang dihadiri beberapa perwakilan perusahaan dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) setempat di kota Malang. Dalam suatu session tanya jawab ada sebuah pertanyaan dari peserta seminar yang menanyakan tentang mengapa sambungan daya pada perumahan RS terpasang dengan daya sangat tinggi sampai 1.300 Watt padahal Rumah RS rata-rata dengan daya 450 Watt saja sudah cukup. Apa jawaban dari PLN waktu itu? Ini penjelasannya, karena pada pelanggan R1 (Rumah Tangga) dengan daya 450 W, PLN sebenarnya masih menjual rugi sementara pada daya diatas 1.300 W tarifnya sudah tarif bisnis yang harga jual listrik per-KWHnya sudah diatas harga pokoknya. Nah, ini penjelasan versi PLN mengapa PLN meski sebagai perusahaan satu-satunya yang memonopoli listrik di negara kita tapi tetap merugi, karena mereka mengklaim tarif TDL-nya masih dibawah harga pokoknya.

4. Korupsi PLN

Saya tidak mau ikut-ikutan menuduh kalau PLN katanya banyak korupsinya sehingga menyebabkan merugi. Karena menuduh tanpa bukti bisa dihukum dan masuk penjara.Tapi, mau diakui atau tidak, setidaknya inilah opini yang berkembang di masyarakat tentang PLN yang katanya terus merugi meski sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Karena korupsi.

5. Losses PLN Tinggi
Menurut kawan saya di PLN, nilai Losses yang terjadi di PLN dalam pendistribusian listriknya ternyata cukup tinggi sampai mencapai 12%. Losses ini disamping karena rugi-rugi tegangan akibat arus listrik yang hilang selama proses distribusi jaringan, juga karena adanya beberapa pelanggan yang nakal mencuri listrik dan adanya beberapa lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) liar tanpa meteran listrik alias mbantol langsung ke jaringan.

6. Wajib pakai Genset

Beberapa bulan yang lalu sebelum krisis listrik melanda Jakarta seperti sekarang ini, beberapa outlet perusahaan tempat saya bekerja di daerah Jateng dan Jogja dapat himbauan dari PLN agar menyalakan gensetnya seminggu sekali saat beban puncak, yang katanya untuk mengimbangi beban daya daerah Jateng yang mengalami defisit parah. Dan karena difisit ini, saya sempat membaca ulasan beberapa media, pasokan listrik Jateng membutuhkan supply daya dari pembangkit listrik dari Jawa Timur.

7. Pemberlakuan Tarif Menyala

Meski sampai sekarang TDL (Tarif Dasar Listrik) yang berlaku masih menggunakan TDL 2003, TDL yang dibuat di era pemerintahan Presiden Megawati, tapi beberapa daerah di Jateng dan Jogja misalnya (saya kurang tahu untuk daerah lain) PLN mengeluarkan ketentuan tarif khusus, yaitu Tarif Menyala pada pelanggan R1 daya 450 W dan 900 W. Pada pola pentarifan di Tarif Menyala ini, PLN mengenakan tarif sedikit lebih mahal dari tarif R1 pada TDL 2003. Baca artikel saya disini kalau ingin melihat komparasinya.

8. Diskriminasi

Kalau saya mengamati di beberapa kota atau daerah, PLN memberlakukan diskriminasi untuk jadwal pemadaman dan respon perbaikan sewaktu terjadi gangguan pada lokasi-lokasi tertentu. Kalau lokasi yang merupakan kawasan kantor pemerintahan seperti kantor Walikota, Gubernur, kantor DPRD dan kantor Militer maka listrik akan jarang mati di kawasan tersebut. Kalau pun terjadi pemadaman biasanya tidak akan pernah lama PLN segera menyalakannya. Contoh saja kalau di Jogja adalah kawasan sekitar jalan Malioboro. Kalau di Solo adalah kawasan jalan Slamet Riyadi. Nah, jika anda ingin aman dari pemadaman, tinggallah di daerah yang dekat dengan kawasan seperti yang saya utarakan tersebut.

9. Dua Sumber Penyulang

Satu lagi cara agar aman dari pemadaman adalah berlangganan listrik ke PLN pakai dua sumber penyulang sekaligus atau dua sumber GI yang berbeda. Dengan berlangganan pakai dua sumber GI maka bila terjadi pemadaman pada salah satu GI maka otomatis bisa switching ke GI yang satunya. Inilah yang banyak dilakukan perusahaan besar seperti Mal-mal dan industri agar aman dari pemadaman listrik, karena prakteknya PLN jarang melakukan pemadaman atau terjadi trouble langsung beberapa GI sekaligus, kecuali peristiwa langka beberapa tahun yang lalu saat terjadinya mati listrik se-Jawa Bali beberapa waktu yang lalu. Dan beberapa perusahaan seperti PT Sampoerna malah melakukan penarikan jaringan kabel tegangan menengah tersendiri langsung ke GI PLN agar aman dari pemadaman karena terpisah dengan jalur listrik umum sehingga bisa meminimalisir tingkat gangguan padamnya listrik.

10. Jualan tapi tidak menjual

Pada posting saya sebelumnya, baca disini, saya menyebut PLN adalah salah satu perusahaan yang tidak menerapkan promosi marketing bahkan malah membuat persuasi yang bertentangan dengan teori marketing itu sendiri. PLN, memang kenyataannya perusahaan yang jual listrik tapi meski jualan PLN tidak berlaku sebagaimana perusahaan yang memang jualan dengan menggencarkan promosi agar pelanggannya melakukan pembelian sebanyak-banyaknya. PLN malah sebaliknya, menghimbau pelanggannya agar berhemat. Ini tentu bertentangan dengan teori marketing manapun yang berusaha menjual produknya sebanyak-banyaknya. Nah, ini tentu sisi baik dari PLN diantara sisi kekurangannya yang tentu harus kita akui juga.

Demikian beberapa fakta tentang PLN yang bisa saya rangkum dan share disini berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya. Semoga informasi ini bermanfaat. Jika ada yang terlewat silahkan anda tambahkan di kolom komentar, terima kasih.


Sumber :http://www.indotips.info/2011/09/25/10-fakta-tentang-pln-yang-harus-anda-ketahui/